Pemain Pesepak Bola Dunia Paling Emosian

Pemain Pesepak Bola Dunia Paling Emosian

https://newstyle-live.com/pemain-pesepak-bola-dunia-paling-emosian/Pemain Pesepak Bola Dunia Paling Emosian – LIMA pesepak bola dunia yang paling emosian akan dibahas dalam perincian ini. Beberapa pemain bintang menangis karena tidak berhasil bawa team atau negaranya mencetak kemenangan untuk mengusung piala berprestise.Ada beberapa kondisi yang membuat beberapa fans dan pemain sepak bola menangis  Blazing Mammoth: Ikhtisar Slot di penjuru dunia. Tetapi, kami meringkasnya dalam lima peristiwa emosional yang paling dikenang. Berikut daftarnya:

5 Pesepak Bola Dunia yang Paling Emosian

Pemain Pesepak Bola Dunia Paling Emosian

5. Iniesta Cetak Gol Untuk Dani Jarque

Kapten Espanyol, Dani Jarque ialah teman dekat Andre Iniesta. Ia wafat karena terserang penyakit serangan jantung sesudah sesion latihan pra-musim pada 2007. Ini benar-benar menyakitkan dan memengaruhi performa Iniesta secara berarti selama musim.

Link : https://drumcorps.cc/blazing-mammoth-ikhtisar-slot/

Iniesta cetak gol ke gawang Belanda)Tiga tahun selanjutnya, Andre Iniesta cetak gol kemenangan dalam kemenangan Spanyol 1-0 atas Belanda di final Piala Dunia 2010. Hasil itu membuat Spanyol raih piala pertama Piala Dunia pertama kalinya.Dalam hiruk pikuk selebrasi, Iniesta melepaskan jersenya. Dalam kaus dalamnya tercatat,”Dani Jarque: selalu bersama kita”.

4. Andrea Pirlo di Final Eropa 2012

Si Arsitek”, demikian dia dipanggil, adalah playmaker paling berpotensi di angkatannya. Pirlo sudah memenangi nyaris tiap piala pada Agen Slot tingkat elite.Pada Piala Eropa 2012, Pirlo tampilkan performa mengagumkan. Dia memenangi tiga penghargaan Man of the Match diperjalanan Italia ke final. Ia bahkan juga seorang diri membedah pertahanan Inggris di semi-final kompetisi.Simak juga: 5 Tindakan Aneh Pesepak Bola dengan Piala Juara, Nomor 1 Sampai Dibawa Makan Bersama Andrea Pirlo menangis di final Piala Eropa 2012)Sayangnya, di final, dia tidak berhasil Tim nasional Italia. Mereka 4-0 dari Spanyol. Adegan itu terlampau emosional untuk Pirlo. Ia juga ia menangis sesenggukan saat semprit akhir.

3. Tangisan David Luiz di Piala Dunia 2014

Bek tengah Brasil, David Luiz menangis sesudah Agen Sbobet  bangsanya dibuat malu di kompetisi Piala Dunia 2014. Sebagai negara tuan-rumah, Brasil melalui sesi kualifikasi group dan meluncur ke semi-final dengan memberikan keyakinan.

Tetapi, saat Selecao hadapi Jerman di set semi-final, itu bisa menjadi satu rasa malu terjelek yang sempat terdaftar dalam sepak bola. Mereka ditaklukkan 7-1 di tanah mereka sendiri.

David Luiz, salah satunya pemain waktu itu, tidak dapat mengontrol emosinya dan pada akhirnya ia menangis. Akan tetapi, Selecao masih sukses mengeklaim tempat ke-3 .

2. Tangis John Terry karena Tidak berhasil Eksekusi {enalti di Final Liga Champions 2008

Chelsea nyaris memenangi piala pertama Liga Champions pertama mereka saat The Blues sukses capai final pada 2008. Mereka hadapi, Manchester United di final. Laga jalan intensif dengan akhir 1-1 sesudah 90 menit, karena gol dari Frank Bandar Slot Terbesar Lampard dan Cristiano Ronaldo. Sesudah waktu perpanjangan, score tetap sama dan diteruskan beradu penalti.

Sesudah beberapa sepakan dilaksanakan, nasib Chelsea berada pada kapten, John Terry. Tetapi, bek itu tidak dapat cetak gol karena dia terpeleset saat menyepak, dan membuat bola melebar. Chelsea juga tidak berhasil raih piala Liga Champions pertama mereka, Terry juga menangis.

1. Air Mata Pahit Cristiano Ronaldo di Final Eropa 2004

Cristiano Ronaldo ialah pemain sepak bola yang paling emosional, ingat jumlahnya air mata yang ia tumpahkan di atas lapangan. Selainnya memenangi piala, membawa bola, cetak gol, dan berfoto di muka camera, teteskan air mata ialah suatu hal yang ia kuasai.

Cristiano Ronaldo menangis di final Piala Eropa 2004

Dia menangis saat Manchester United kalah di final Piala FA 2005. Dia menitikkan air mata berbahagia saat United memenangkan Liga Champions 2008 dengan menaklukkan Chelsea, lewat beradu penalti dan berlinang air mata saat raih Balon d’Or 2013.

Peristiwa berlinang air matanya yang terpopuler tiba saat ia baru berumur 19 tahun. Ia barusan kalah di Piala Eropa 2004 dari Yunani.

Recommended Articles